Rekomendasi Forex EUR/USD 29 Januari 2026 : Waspadai Pergerakan Dolar AS; Harapkan Penguatan Data Ekonomi

66

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir turun pada hari Rabu terbebani penguatan dolar AS.

Pasangan mata uang EUR/USD ditutup turun 0,73% pada 1.1954.

Penguatan dolar AS menekan Euro. Indeks dolar AS pada hari Rabu rebound dari titik terendah hampir 4 tahun dan berakhir naik setelah The Fed mempertahankan suku bunga dan pernyataan positif Menteri Keuangan AS yang menyatakan tidak ada intervensi pemerintah AS untuk melemahkan dolar AS.

Euro sebelumnya melemah dari level tertinggi 4,5 tahun pada hari Selasa setelah komentar dovish dari gubernur bank sentral Austria, Kocher, yang mengatakan ECB perlu mempertimbangkan pemangkasan suku bunga lagi jika kenaikan Euro lebih lanjut cukup besar untuk menurunkan proyeksi inflasi.

Namun pelemahan Euro dibatasi setelah indeks kepercayaan konsumen GfK Jerman bulan Februari naik +2,8 menjadi -24,1, lebih kuat dari ekspektasi -25,5.

Swap memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar +25 basis poin oleh ECB pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 5 Februari adalah 0%.

Sore nanti akan dirilis banyak data ekonomi Zona Euro bulan Januari seperti Economic Sentiment, Consumer Confidence Final, Consumer Inflation Expectations, Industrial Sentiment, Selling Price Expectations, Services Sentiment, yang sebagian besar diperkirakan meningkat.

Juga pada malam hari akan ada pernyataan dari pejabat ECB Donnery dan Cipollone.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro akan mencermati pergerakan dolar AS, yang jika dolar AS berlanjut menguat, akan menekan Euro. Namun jika data ekonomi Zona Euro terealisir naik dan pernyataan pejabat ECB bersifat hawkish untuk kebijakan suku bunga ECB, akan menguatkan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1885-1.1816. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.2034-1.2114.