Saham Wall Street Dibebani Laporan Keuangan Microsoft yang Mengecewakan

112

(Vibiznews – Index) – Pemulihan kembali posisi harga saham Wall Street dari tekanan aksi ambil untung awal sesi, tidak menghijaukan semua indeks utamanya pada perdagangan yang berakhir Jumat dinihari (30/1/2026).

Hanya indeks Dow Jones yang ditutup positif dengan naik tipis 0,1% menjadi 49.071,56, sedangkan  S&P 500 turun  0,13% menjadi 6.969,01 dan Nasdaq turun 0,7% menjadi 23.685,12 setelah sempat anjlok 2,6%.

Penurunan harga yang cukup tajam di Wall Street terjadi imbas anjloknya saham Microsoft (MSFT) hingga turun 10%  setelah  melaporkan perlambatan pertumbuhan komputasi awan pada kuartal kedua fiskalnya dan memberikan panduan margin operasi kuartal ketiga yang mengecewakan.

Namun, tekanan jual mereda  di tengah optimisme yang berkelanjutan tentang prospek ekonomi di Amerika Serikat yang memberikan optimis pada pelaku pasar.

Optimisme juga diperkuat oleh melonjaknya saham Meta Platforms (META) hingga naik 10,4% setelah perusahaan induk Facebook tersebut melaporkan hasil kuartal keempat yang lebih baik dari perkiraan.

Saham IBM Corp. (IBM) juga melonjak setelah raksasa teknologi tersebut melaporkan hasil kuartal keempat yang melebihi ekspektasi baik dari sisi pendapatan maupun laba.

Secara sektoral, pelemahan dipimpin oleh  saham perangkat lunak  dengan Dow Jones U.S. Software Index anjlok sebesar 7,7%. Termasuk saham Microsoft di dalamnya.

Pelemahan yang cukup besar juga tetap terlihat di antara saham emas oleh profit taking hingga menekan NYSE Arca Gold Bugs Index anjlok 3,8%.

Namun pergerakan sebaliknya terlihat pada saham maskapai penerbangan dengan NYSE Arca Airline Index naik sebesar 2,3%.

Saham-saham telekomunikasi, perbankan, dan properti komersial juga bergerak naik secara signifikan seiring berjalannya hari, membantu mengangkat pasar jauh dari titik terendah di awal perdagangan.