(Vibiznews – Index) – Bursa saham Jepang memangkas rekor tertinggi dari kenaikan sesi sebelumnya pada perdagangan hari Rabu (4/2/2026) karena laporan kuartalan beberapa perusahaan yang mengecewakan.
Pelemahan Nikkei dari posisi rekor tertinggi juga dipengaruhi oleh kerugian saham teknologi Wall Street yang membebani saham-saham teknologi Nikkei.
Saham yang melaporkan hasil kuartalan yang mengecewakan seperti Nintendo anjlok 11% setelah momentum penjualan konsol andalannya, Switch 2, melambat. Juga ada produsen elektronik Ibiden merosot 14,2% karena hasil kuartal ketiga yang lemah.
Sementara itu investor tetap berhati-hati menjelang pemilihan majelis rendah yang diadakan akhir pekan ini, di mana partai penguasa LDP diperkirakan akan memperluas jumlah kursinya dan mendorong kebijakan fiskal ekspansif di bawah Perdana Menteri Sanae Takaichi.
Indeks harian Nikkei turun 0,78% dan ditutup pada 54.293, namun untuk indeks Topix turun 0,27% menjadi 3.655,58.
Sementara itu untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Maret 2026 turun 0,18% pada posisi 54520.
Saham termasuk Advantest (-2,1%), Lasertec (-7,2%), SoftBank Group (-2,2%), Hitachi (-4,1%), dan NEC Corp (-11,8%).



