(Vibiznews-Forex) – Laju poundsterling dalam pair GBPUSD meninggalkan kisaran terendah dalam 2 pekan terhadang pada perdagangan forex sesi Eropa hari Senin (6/2/2026) meski sentimen aset risiko yang kuat melemahkan dolar AS.
Poundsterling tertekan oleh ekspektasi yang meningkat terhadap penurunan suku bunga Bank of England (BoE) pada pertemuan bulan Maret.
Sebelumnya BoE diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah di 3,75%, tetapi jumlah anggota Komite Kebijakan Moneter (MPC) yang mendukung mempertahankan suku bunga tidak berubah lebih rendah dari 7 yang diperkirakan oleh pasar.
Secara teknikal, pair yang mendekati posisi resisten kuat terkoreksi menuju area support dan analyst Vibiz Research Center memperkirakan akan berbalik lebih tinggi.
Kini pair berada di posisi 1.3611 yang turun menuju posisi 1.3580. Dan jika tembus akan lanjut turun menuju support kuatnya di S1.
Namun jika tidak sampai tembus 1.3550 akan berbalik arah dan berusaha naik menuju 1.3628, jika tembus lanjut ke resisten kuatnya di R1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 1,3768 | 1,3695 | 1,3653 | 1.3580 | 1.3538 | 1.3465 | 1.3423 |



