Rupiah Senin Berakhir Menguat ke Rp16.798/USD; Dollar Global Terkoreksi, Safe Haven Berkurang

103

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Senin sore ini (9/2), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir menguat, menambah gain dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa turun setelah melemah di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS sore ini menguat 0,37% atau 62 poin ke level Rp 16.798 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.860. Rupiah terpantau berbalik bangkit dari level 2 minggu terendahnya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.880 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.882, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 16.855.

Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa umumnya turun setelah melemah di sesi global sebelumnya; terkoreksi dari 2 minggu tertingginya oleh berkurangnya permintaan safe haven dan investor mencari lagi risk assets.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun ke 97,30, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 97,68.

Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi menguat 96,614 poin (1,22%) ke level 8.031,874, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat dipimpin Nikkei setelah PM Sanae Takaichi memenangkan pemilu Jepang, serta mengikuti Wall Street yang berakhir pekan dalam gain kuat ditopang rebound sektor saham teknologi.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.897 – Rp16.705.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting