(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS pada hari Selasa ditutup naik tipis terdukung komentar hawkish dari pejabat Fed.
Indeks dolar AS ditutup naik tipis 0,02% pada 96,89.
Presiden Federal Reserve Cleveland, Beth Hammack, mengatakan, “Daripada mencoba menyesuaikan suku bunga dana secara tepat, saya lebih memilih untuk bersabar sambil menilai dampak penurunan suku bunga baru-baru ini dan memantau kinerja ekonomi. Berdasarkan perkiraan saya, The Fed mungkin akan mempertahankan suku bunga untuk beberapa waktu.”
Presiden Federal Reserve Dallas, Lorie Logan, mengatakan bahwa dibutuhkan kelemahan yang “signifikan” di pasar tenaga kerja AS agar dapat mendukung penurunan suku bunga lebih lanjut.
Dolar AS awalnya bergerak lebih rendah pada hari Selasa setelah imbal hasil obligasi pemerintah AS turun karena laporan ekonomi AS yang lebih lemah dari perkiraan pada indeks biaya tenaga kerja kuartal keempat dan penjualan ritel Desember.
Laporan yang lebih lemah tersebut memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan melanjutkan pelonggaran kebijakan moneter tahun ini, faktor bearish bagi dolar.
Indeks biaya tenaga kerja AS kuartal keempat naik +0,7% q/q, lebih lemah dari ekspektasi +0,8% q/q dan merupakan kenaikan terkecil dalam 4,5 tahun.
Penjualan ritel AS pada bulan Desember tidak berubah secara bulanan, lebih lemah dari ekspektasi +0,4% secara bulanan. Penjualan ritel Desember di luar sektor otomotif juga tidak berubah secara bulanan, lebih lemah dari ekspektasi +0,4% secara bulanan.
Pasar swap memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebesar -25 basis poin (bp) pada pertemuan kebijakan berikutnya pada tanggal 17-18 Maret sebesar 20%.
Malam nanti akan dirilis data tenaga kerja AS yaitu Non Farm Payrolls Januari AS yang diindikasikan naik, dan Unemployment Rate Januari AS yang diindikasikan stabil.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak naik dengan dukungan komentar hawkish pejabat Fed. Juga jika data Non Farm Payrolls Januari AS terealisir naik, dan Unemployment Rate Januari AS terealisasi stabil, akan menguatkan dolar AS . Indeks dolar AS diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 96,66-96,43. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 97,06-97,23.



