(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (11/2), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau menguat, menambah gain dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia melemah setelah agak melandai di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS siang ini menguat 0,09% atau 15 poin ke level Rp 16.780 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.795. Rupiah terpantau menguat di hari ketiga ke sekitar seminggu tertingginya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.791 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.794, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 16.780.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia umumnya melemah setelah agak melandai di sesi global sebelumnya; terkoreksi ke 1,5 minggu terendahnya oleh data retail sales AS yang dirilis mengecewakan.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini turun ke 96,65, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 96,89.
Sementara itu, IHSG Rabu di akhir sesi pertama menguat tajam 130,156 poin (1,60%) ke level 8.261,894, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias menguat dipimpin kembali Nikkei mengabaikan data penjualan retail AS yang di bawah estimasi, serta mencermati Wall Street yang semalam mixed namun Dow Jones menyentuh rekor.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Asia beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.897 – Rp16.705.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



