Rekomendasi Forex Dolar AS 13 Februari 2026 : Terbantu Pelemahan Pasar Saham; Terancam Penurunan Inflasi

144

(Vibiznews – Index) Indeks dolar AS berakhir naik pada hari Kamis setelah pelemahan di pasar saham memicu permintaan likuiditas untuk dolar AS.

Indeks dolar AS ditutup naik 0,09% pada 96,92

Dukungan bagi Dolar AS juga masih diperoleh dari laporan Non Farm Payrolls Januari AS yang lebih baik dari perkiraan pada hari Rabu yang meredam spekulasi tentang pemotongan suku bunga Fed tambahan.

Awalnya Dolar AS bergerak lebih rendah pada hari Kamis terpicu penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS karena penurunan klaim pengangguran mingguan AS yang lebih kecil dari perkiraan dan penurunan penjualan rumah yang ada pada bulan Januari yang lebih besar dari perkiraan

Klaim pengangguran awal mingguan AS turun -5.000 menjadi 227.000, menunjukkan pasar tenaga kerja yang sedikit lebih lemah dari perkiraan 223.000.

Penjualan rumah yang sudah ada di AS pada Januari turun -8,4% m/m ke level terendah 16 bulan sebesar 3,91 juta, lebih lemah dari ekspektasi 4,5 juta.

Pasar swap memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebesar -25 bp pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 17-18 Maret sebesar 7%.

Malam nanti akan dirilis data inflasi dan inflasi inti Januari AS yang secara tahunan diindikasikan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak naik jika pelemahan pasar saham berlanjut. Namun jika data inflasi dan inflasi inti Januari AS terealisir turun, akan menekan dolar AS . Indeks dolar AS diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 96,75-96,58. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 97,08-97,24.