Rekomendasi Forex EUR/USD 13 Februari 2026 : Dipengaruhi Pergerakan Dolar AS; Cermati Data Ekonomi dan Pernyataan Pejabat ECB

98

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir turun tipis pada hari Kamis, tertekan penguatan dolar AS.

Pasangan mata uang EUR/USD berakhir turun tipis 0,02% pada 1.1869.

Euro mengalami penurunan setelah dolar AS pulih dari penurunan awal dan berbalik menguat.

Indeks dolar AS berakhir naik pada hari Kamis setelah pelemahan di pasar saham memicu permintaan likuiditas untuk dolar AS.

Euro juga tertekan oleh penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Jerman (bund), yang melemahkan perbedaan suku bunga euro setelah imbal hasil obligasi pemerintah Jerman 10 tahun turun ke level terendah 2,25 bulan di 2,775% pada hari Kamis.

Swap memperkirakan peluang 3% untuk pemotongan suku bunga -25 basis poin oleh ECB pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 19 Maret.

Sore nanti akan dirilis data GDP Growth Rate YoY 2nd Est Q4 Zona Euro, yang diindikasikan menurun.

Juga akan dirilis data Balance of Trade Desember Zona Euro yang diperkirakan meningkat.

Juga akan ada pernyataan dari pejabat ECB Lane dan Guindos.

Dari AS, akan dirilis data inflasi dan inflasi inti Januari AS yang secara tahunan diindikasikan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro akan mencermati pergerakan dolar AS, yang jika berlanjut menguat, akan menekan Euro. Juga jika data ekonomi Zona Euro terealisir turun, akan menekan Euro. Namun jika pernyataan dari pejabat ECB bersifat hawkish bagi kebijakan suku bunga, akan menguatkan Euro. Demikian juga jika inflasi dan inflasi inti AS terealisir turun, dan menekan dolar AS, akan menguatkan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1853-1.1834. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1890-1.1908.