(Vibiznews-Forex) – Poundsterling dalam pair GBPUSD bergerak positif dibawah kekuatan akhir pekan lalu pada perdagangan forex sesi Eropa hari Senin (16/2/2026) di tengah pergerakan dolar AS yang terbatas.
Poundsterling diperdagangkan moderat karena investor menahan posisi menunggu rilis data pasar tenaga kerja Inggris untuk tiga bulan yang dijadwalkan pada hari Selasa. Laporan diperkirakan menunjukkan tingkat Pengangguran tetap stabil di 5,1%.
Tanda-tanda melemahnya permintaan tenaga kerja dan melambatnya pertumbuhan upah akan mendorong ekspektasi penurunan suku bunga oleh Bank of England (BoE) dalam waktu dekat.
Dalam pertemuan kebijakan awal bulan ini, BoE memutuskan untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah di 3,75%, dengan vooting suara 5:4, dan menegaskan kembali bahwa kebijakan moneter akan tetap berada pada jalur penurunan bertahap.
Sementara itu, dolar AS diperdagangkan terbatas karena pasar Amerika akan libur dengan ekspektasi dovish Fed untuk pertemuan kebijakan Maret dan April meskipun inflasi AS menurun lebih cepat dari yang diperkirakan pada bulan Januari.
Secara teknikal, pair berusaha menembus posisi resisten kuat dan analyst Vibiz Research Center memperkirakan grafik harian menunjukkan bias bullish jangka pendek.
Kini pair berada di posisi 1.3659 yang berusaha naik menuju 1.3680, jika tembus lanjut ke resisten lemahnya di R2.
Namun jika tidak sampai tembus 1.3670 akan berbalik arah dan turun menuju posisi 1.3635. Dan jika tembus akan lanjut turun menuju support kuatnya di S1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 1,3752 | 1,3706 | 1,3680 | 1.3635 | 1.3610 | 1.3564 | 1.3538 |



