(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong membalikkan kerugian 2 sesi sebelumnya pada perdagangan hari Senin (16/2/2026) menjelang libur Imlek dan Festival Musim Semi.
Sentimen positif oleh tanda-tanda meredanya ketegangan Tiongkok-AS setelah Washington menunda langkah-langkah keamanan teknologi utama menjelang pertemuan April antara Presiden Trump dan Presiden Xi.
Ekspektasi juga meningkat bahwa data CPI Januari yang lemah dan deflasi produsen yang berkelanjutan di China akan mendorong pemerintah Beijing untuk mengumumkan stimulus pasca-liburan.
Bursa saham Hong Kong akan tutup mulai Selasa dan dibuka kembali pada hari Jumat, sementara bursa Shanghai sudah libur selama sepekan.
Indeks Hang Seng ditutup naik 0,5% dan ditutup pada 26.706, demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) naik 0,42% menjadi 9.070,32.
Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Februari 2026 bergerak negatif dengan berakhir melonjak 1,02% menjadi 26800.
Saham-saham yang memperkuat Hang Seng seperti China Hongqiao Group (3,9%), Techtronic Industries (3,5%), AIA Group (2,6%), Nongfu Spring (1,9%), dan Pop Mart Intl. (1,5%).



