Forex USDJPY 19 Februari 2026: Risalah Fed Terbaru Semakin Menekan Yen

135
yen usdjpy

(Vibiznews-Forex) – Posisi yen Jepang dalam pair USDJPY semakin tertekan pada  perdagangan forex sesi Asia hari Kamis (19/2/2026) setelah anjlok parah sebelumnya pasca rilis risalah pertemuan Fed terakhir yang hawkish.

Dolar AS melonjak setelah risalah dari pertemuan Fed terbaru menunjukkan beberapa peserta mendukung bahasa yang secara eksplisit akan membuka opsi untuk menaikkan suku bunga dana federal jika inflasi tetap di atas target.

Dari laporan ekonomi Jepang, data  pesanan mesin  pulih dengan kuat pada bulan Desember setelah penurunan pada bulan November. Investor juga terus mengevaluasi lintasan ekonomi Jepang, dengan PM Takaichi diperkirakan akan memprioritaskan pembahasan anggaran yang lebih cepat.

Pada saat yang sama, pasar semakin memperhitungkan potensi kenaikan suku bunga pada bulan April oleh BOJ, karena data tambahan yang akan dirilis sebelum itu dapat memberikan pembenaran yang cukup bagi para pembuat kebijakan untuk memperketat kebijakan.

Secara teknikal pair USDJPY mendaki dekati resisten kuat dan menurut analyst Vibiz Research Center pair masih konsolidasi di posisi penguatan sebelumnya. 

Pair kini berada di posisi 154,84 dan naik ke posisi resisten kuat di  155.42, jika tembus lanjut  ke resisten lemahnya di  posisi R2.

Namun jika pair tidak  menembus 155.20, berpotensi   berbalik  turun menuju  154,60, jika tembus lanjut ke support kuatnya di S1. 

R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
157.24 156.03 155.42 154.22 153.60 152.42 151.78