Forex GBPUSD 25 Februari 2026: Rally Menembus Resisten Kuat Setelah Pidato Kenegaraan Trump

65
inggris gbp
Vibizmedia Photo

(Vibiznews-Forex) – Poundsterling dalam pair GBPUSD melompat cukup signifikan pada awal perdagangan forex Eropa hari Rabu (25/2/2026) di tengah pergerakan lemah dolar AS setelah pidato kenegaraan Presiden Trump.

Pair GBPUSD rally  setelah pidato kenegaraan pertama Presiden AS Donald Trump di pemerintahan keduanya di hadapan sidang gabungan Kongres. Trump mengatakan dia telah memberikan  perubahan besar, menyoroti inflasi yang lebih rendah dan memuji rekor ekonomi pemerintahannya.

Ia juga menunjuk pada upaya untuk mengekang imigrasi ilegal dan aliran fentanyl melintasi perbatasan.

Trump memperingatkan bahwa ia dapat mengenakan tarif yang lebih tinggi pada negara-negara yang bermain-main  dengan perjanjian perdagangan baru-baru ini setelah Mahkamah Agung memblokir beberapa pungutan globalnya yang luas.

Dolar AS dapat kembali menguat seiring meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan mempertahankan suku bunga tidak berubah untuk jangka waktu yang lama.

Presiden Fed Boston, Susan Collins, mengatakan pada hari Selasa bahwa akan tepat untuk mempertahankan suku bunga dalam kisaran saat ini untuk beberapa waktu. Sementara itu, Presiden Fed Richmond, Thomas Barkin, mencatat bahwa kebijakan moneter berada pada posisi yang baik untuk mengelola risiko seputar prospek ekonomi.

Di Inggris, Neraca Penjualan Ritel Konfederasi Industri Inggris (CBI) turun menjadi -43 pada bulan Februari dari -17 pada bulan Januari, meleset dari ekspektasi -16. Volume ritel telah melemah sejak pertengahan 2023, dengan Februari menandai kontraksi yang tajam.

Gubernur Bank of England (BoE), Andrew Bailey, mengatakan kepada Komite Keuangan Parlemen bahwa pemotongan suku bunga pada bulan Maret masih merupakan  pertanyaan yang benar-benar terbuka, dengan mencatat inflasi jasa berada di angka 4,4% pada bulan Januari, di atas proyeksi BoE sebesar 4,1%.

Secara teknikal, pair rally hingga melewati posisi resisten kuat dan  menurut analyst Vibiz Research Center pair berpotensi lanjut ke resisten berikutnya.

Kini pair berada di posisi 1.3526 yang melaju menuju  1.3562, jika tembus lanjut  ke resisten kuatnya di R1.

Namun jika tidak sampai tembus 1.3550 akan berbalik arah dan berusaha turun menuju posisi  1.3482. Dan jika tembus akan lanjut turun menuju support kuatnya di S1.

R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
1,3597 1,3562 1,3524 1.3496 1.3455 1.3432 1.3390