(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong sedikit memangkas kerugian sebelumnya pada perdagangan hari Rabu (25/2/2026) merespon laporan anggaran kota Hong Kong 2026/2027 yang surplus.
Indeks harian Hang Seng rebound mendekati level tertinggi 2 pekan setelah anggaran Hong Kong tahun 2026/27 memproyeksikan surplus operasional lebih awal dari perkiraan setelah tiga tahun mengalami defisit.
Menteri Keuangan Paul Chan Mo juga mengumumkan langkah-langkah untuk memperkuat peran keuangan global Hong Kong dan mendukung inovasi serta pengembangan teknologi.
Sementara itu, pertumbuhan PDB kuartal keempat di kota tersebut dikonfirmasi sebesar 3,8%, tercepat dalam dua tahun, sehingga pertumbuhan setahun penuh menjadi 3,5% dari 2,6% pada tahun 2024.
Kenaikan lebih lanjut pada bursa saham Shanghai menambah momentum, karena pemerintahan Trump mendorong rencana zona perdagangan logam global, yang meningkatkan saham logam tanah jarang dan logam lainnya.
Indeks Hang Seng ditutup naik 0,7% dan ditutup pada 26.766, demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) naik 0,30% menjadi 9.034,75.
Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Februari 2026 bergerak positif dengan berakhir naik 0,75% menjadi 26758.
Secara sektoral, sektor keuangan memimpin kenaikan, dan saham-saham konsumen sedikit meningkat, meskipun pelemahan di sektor properti dan teknologi membatasi kenaikan.
Saham Haidilao melonjak 6% karena penjualan liburan yang kuat, sementara KE Holdings (5,7%), Orient Overseas (1,9%), China Hongqiao Group (1,6%), dan Meituan (1,5%) juga mencatatkan kenaikan yang signifikan.



