(Vibiznews – Index) – Pergerakan mayoritas indeks saham di bursa Wall Street terkoreksi cukup signifikan oleh aksi ambil untung investor pada perdagangan yang berakhir Jumat dinihari (27/2/2026).
Hanya Dow Jones yang bertahan di zona positif dengan naik tipis 0,03% menjadi 49.499,20.
Aksi ambil untung paling banyak terlihat pada sektor teknologi dengan Nasdaq merosot 1,2% menjadi 22.878,38 dan juga S&P 500 turun 0,5% menjadi 6.908,86.
Penurunan saham di Wall Street terjadi di tengah reaksi negatif terhadap laporan kuartalan dari Nvidia (NVDA) yang sahamnya anjlok sebesar 5,5% meski hasil kuartal keempat yang lebih baik dari perkiraan dan memberikan panduan yang optimis.
Kenaikan Dow Jones disumbang oleh peningkatan tajam saham Salesforce (CRM) hingga melonjak 4% setelah melaporkan hasil kuartal keempat yang lebih baik dari perkiraan.
Dari laporan ekonomi, klaim pengangguran AS pada minggu yang berakhir 21 Februari naik menjadi 212.000, peningkatan 4.000 dari data sebelumnya sebesar 208.000.
Secara sektoral, saham semikonduktor memimpin pelemahan dengan Philadelphia Semiconductor Index anjlok 3,2% yang retreat dari posisi rekor tertinggi. Banyak terkena oleh anjloknya saham Nvidia.
Namun pergerakan sebaliknya terlihat pada saham emas yang melonjak meskipun harga logam mulia tersebut menurun, NYSE Arca Gold Bugs Index naik 2,9% ke rekor penutupan tertinggi.
Saham maskapai penerbangan juga menunjukkan penguatan signifikan dengan NYSE Arca Airline Index melonjak 2,3%.



