Forex USDJPY 2 Maret 2026: Serangan ke Iran Sedikit Membebani Yen

134
nikkei yen

(Vibiznews-Forex) – Posisi yen Jepang dalam pair USDJPY memperpanjang kerugian dari pekan lalu pada perdagangan forex sesi Asia hari Senin (2/3/2026) karena penguatan dolar AS  setelah serangan AS dan Israel terhadap Iran.

Serangan tersebut mengakibatkan kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dan penutupan  Selat Hormuz.

Iran membalas dengan menargetkan aset AS di seluruh wilayah, meningkatkan kekhawatiran akan konflik yang lebih luas.

Yen juga menghadapi tekanan dari jalur kebijakan moneter Bank of Japan yang semakin tidak pasti. Minggu lalu, pemerintah Jepang menominasikan dua akademisi reflasionis ke dewan kebijakan BOJ.

Sementara PM Sanae Takaichi dilaporkan menyuarakan kekhawatiran tentang kenaikan suku bunga lanjutan selama pertemuan dengan Gubernur Kazuo Ueda.

Pejabat BOJ menolak, tetap membuka pintu untuk kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Sementara itu, Menteri Keuangan Satsuki Katayama mengatakan pihak berwenang memantau penurunan yen  dengan rasa urgensi yang kuat dan berkomunikasi erat dengan AS.

Secara teknikal pair USDJPY  yang sudah menembus 2 posisi resisten harian sedang terpangkas menuju posisi pembukaan di area resisten dan menurut analyst Vibiz Research Center pair berpotensi meluncur ke area support.

Pair kini berada di posisi 156,20 dan sedang turun menuju 155,93, jika tembus lanjut ke support kuatnya di S1. 

Namun jika pair tidak  menembus 155.80, berpotensi  berbalik naik ke posisi  156.80, jika tembus mendaki  ke resisten lemahnya di  posisi R1.

R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
157.06 156.64 156.36 155.93 155.62 155.20 154.95