(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong alami kerugian harian terbesar sejak awal Februari pada perdagangan hari Senin (2/3/2026) imbas ketegangan serangan militer AS dan Israel ke Iran.
Indeks harian Hang Seng terjun ke level terendah dalam 6 pekan akibat aksi jual saham berjangka AS setelah Presiden Trump memperingatkan konflik militer di Iran dapat berlangsung selama 4 minggu lagi dan berjanji akan melanjutkan serangan hingga tujuan AS tercapai.
Sentimen juga tertekan merespon laporan produsen mobil Tiongkok yang alami penurunan tajam dalam penjualan bulan Februari.
Indeks Hang Seng ditutup anjlok 2,1% dan ditutup pada 26.060, pelemahan harian terbesar sejak 2 Februari. Demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) turun 1,78% menjadi 8.701,91.
Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Februari 2026 bergerak positif dengan berakhir merosot 2,21% menjadi 25887.
Saham-saham yang menekan Hang Seng seperti Xiaomi (-5.2%), SMIC (-4.7%), Meituan (-4.6%), Cathay Pacific (-4.2%), dan Longfor Group (-2.3%).



