Rekomendasi Forex EUR/USD 4 Maret 2026 : Dipengaruhi Pergerakan Dolar AS, Data Ekonomi dan Pernyataan Pejabat ECB

111

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro ditutup turun pada hari Selasa, terbebani penguatan dolar AS.

Pasangan mata uang EUR/USD ditutup turun 0,66% pada 1.1613.

Penguatan dolar AS menekan Euro.

Selain itu, lonjakan harga gas alam Eropa sebesar +24% pada hari Selasa ke level tertinggi 3 tahun mengancam untuk memperlambat pertumbuhan ekonomi dan memicu inflasi di Zona Euro, faktor negatif bagi Euro.

Namun penurunan Euro dibatasi laporan CPI Zona Euro Februari yang lebih kuat dari perkiraan pada hari Selasa bersifat hawkish bagi kebijakan ECB dan mendukung euro.

Indeks Harga Konsumen (CPI) Zona Euro Februari naik +1,9% y/y, lebih kuat dari ekspektasi +1,7% y/y. CPI inti Februari naik +2,4% y/y, lebih kuat dari ekspektasi +2,2% y/y.

Swap memperkirakan peluang 0% untuk penurunan suku bunga -25 bp oleh ECB pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 19 Maret.

Sore nanti akan dirilis data HCOB Services PMI Final Februari dan HCOB Composite PMI Final Februari Zona Euro, yang diindikasikan meningkat.

Juga akan ada pernyataan dari pejabat ECB Cipollone, Montagner dan Guindos.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro akan mencermati pergerakan dolar AS, yang jika bergerak turun, akan menguatkan Euro. Juga jika data ekonomi Zona Euro terealisir naik dan pernyataan pejabat ECB menurunkan peluang penurunan suku bunga ECB, akan menguatkan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1526-1.1440. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1703-1.1794.