(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (4/3), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, menambah loss dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia merangkak naik setelah melaju 2 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS siang ini melemah 0,27% atau 46 poin ke level Rp 16.900 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.854. Rupiah terpantau tergelincir di hari keempat ke sekitar 1,5 minggu terlemahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.865 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.900, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 16.900.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia menanjak naik setelah melaju 2 hari sesi global sebelumnya; rally di sekitar 6 minggu terkuatnya di antara meningkatnya permintaan safe haven dunia.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini naik ke 99,18, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 99,07.
Sementara itu, IHSG Rabu di akhir sesi pertama merosot tajam 343,192 poin (4,32%) ke level 7.596,675, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya melemah dengan Kospi jatuh sampai 8% di tengah berlanjutnya eskalasi perang Iran, serta mencermati Wall Street yang berakhir dengan tertekan di pasar yang volatile.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.928 – Rp16.705.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



