(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir naik pada hari Rabu, terbantu pelemahan dolar AS.
Pasangan mata uang EUR/USD berakhir naik 0,19% pada 1.1635 .
Pelemahan dolar AS mendukung kenaikan euro.
Selain itu, kenaikan Euro terdukung data Indeks Harga Produsen (PPI) Zona Euro Januari naik lebih dari yang diperkirakan dan tingkat pengangguran Januari secara tak terduga turun ke rekor terendah, bersifat hawkish untuk kebijakan ECB dan mendukung Euro.
PPI Zona Euro Januari naik +0,7% m/m dan turun -2,1% y/y, lebih kuat dari ekspektasi +0,2% m/m dan -2,6% y/y.
Tingkat pengangguran Zona Euro Januari turun -0,2% ke rekor terendah 6,1%, menunjukkan pasar tenaga kerja yang lebih kuat dari ekspektasi 6,2%.
Swap memperkirakan peluang 2% kenaikan suku bunga +25 bp oleh ECB pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 19 Maret.
Sore nanti akan dirilis data Retail Sales Januari Zona Euro yang diindikasikan meningkat.
Juga akan ada pernyataan dari pejabat ECB Guindos.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro akan mencermati pergerakan dolar AS, yang jika bergerak turun, akan menguatkan Euro. Juga jika data Retail Sales Januari Zona Euro terealisir naik, akan menguatkan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1588-1.1542. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1668-1.1702.



