Rekomendasi Forex Dolar AS 6 Maret 2026 : Terdukung Efek Perang Timur Tengah; Waspadai Data Tenaga Kerja dan Ekonomi

110

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS pada hari Kamis berakhir naik terdukung kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Indeks dolar AS ditutup naik 0,29% pada 99,05.

Kenaikan harga minyak mentah meningkatkan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Dukungan bagi dolar AS datang dari laporan ekonomi AS pada hari Kamis, yang menunjukkan peningkatan klaim pengangguran mingguan yang lebih kecil dari perkiraan dan peningkatan produktivitas non-pertanian kuartal keempat yang lebih besar dari perkiraan.

Klaim pengangguran awal mingguan AS tidak berubah pada 213.000, menunjukkan pasar tenaga kerja yang lebih kuat daripada ekspektasi 215.000.

Produktivitas non-pertanian kuartal keempat naik +2,8%, lebih baik dari ekspektasi +1,9%. Biaya tenaga kerja per unit pada kuartal keempat naik sebesar +2,8%, lebih kuat dari ekspektasi sebesar +2,0%.

Selain itu, dukungan juga datang dari penurunan pasar saham pada hari Kamis meningkatkan permintaan likuiditas untuk dolar.

Penguatan dolar AS semakin meningkat pada hari Kamis karena komentar hawkish dari Presiden Federal Reserve Richmond, Tom Barkin, yang mengatakan ia memperkirakan “beberapa bulan inflasi tinggi.”

Pasar swap memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebesar -25 bp pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 17-18 Maret sebesar 4%.

Malam nanti akan dirilis data Non Farm Payrolls Februari AS yang diindikasikan menurun, juga data Unemployment Rate Februari AS yang diindikasikan tetap.

Juga akan dirilis data Retail Sales Januari AS yang diindikasikan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS akan perkembangan perang di Timur Tengah, yang jika ketegangan meningkat dan memicu permintaan safe haven dan ekspektasi inflasi, akan menguatkan dolar AS. Juga akan mencermati data Non Farm Payrolls Februari AS dan data Retail Sales Januari AS, yang jika terealisir menurun, akan menekan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 98,67-98,30. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 99,41-99,78.