Kospi 10 Maret Melonjak 5% Lebih, PDB Korea Selatan Masih Kontraksi

97
korea kospi

(Vibiznews – Indeks) – Saham Korea Selatan pulih kembali dari penurunan tajam sesi sebelumnya pada perdagangan hari Selasa (10/3/2026) karena penurunan harga minyak yang meredakan kekhawatiran pasar akan potensi kenaikan inflasi.

Indeks harian Kospi  melonjak 5% lebih dengan  posisi hanya 753 saham menguat dan 146 saham melemah, oleh tarik menarik saham produsen chip dan saham otomotif.

Penurunan harga minyak mentah terjadi  setelah Presiden AS Donald Trump bahwa perang Iran dapat segera berakhir dan pengungkapan rencana untuk menjaga harga minyak tetap terkendali.

Para Menteri keuangan negara G7 juga mengatakan kelompok tersebut siap untuk melepaskan minyak dari cadangan strategis jika diperlukan.

Dari laporan ekonomi, data final PDB  Q4-2025 menunjukkan ekonomi Korea Selatan mengalami kontraksi 0,2%, sedikit lebih baik dari perkiraan awal kontraksi 0,3%, didorong oleh melemahnya permintaan domestik dan penurunan ekspor non-semikonduktor.

Indeks harian Kospi melonjak 5,35% dan ditutup pada 5.500. Untuk indeks Kospi 200 berjangka ditutup naik 6,60% ke posisi 822,15.

Kospi diperkuat oleh saham perusahaan chip besar Samsung Electronics dan SK Hynix yang masing-masing melonjak 8,3% dan 12,2%.

Dukungan positif juga diperoleh daro lonjakan kuat saham-saham besar seperti SK Square (8,8%), Doosan Energy (6,6%), dan Hyundai Motor (3,6%).