Forex GBPUSD 11 Maret 2026: Kekuatan dari Lonjakan Yield Obligasi Tenor 2 Tahun

56
Vibizmedia Photo

(Vibiznews-Forex) – Poundsterling dalam pair GBPUSD yang bergerak fluktuatif sedang mendaki kembali ke area resistennya  pada perdagangan forex Eropa hari Rabu (11/3/2026) di tengah  naiknya yield obligasi pemerintah Inggris dan pulihnya sentimen risiko.

Imbal hasil obligasi Inggris tenor 10 tahun rebound kuat dan untuk tenor 2 tahun alami lonjakan tajam 35 bps karena investor mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga lebih lanjut dari Bank of England tahun ini.

Meningkatnya ketegangan geopolitik yang terkait dengan konflik Iran telah mendorong harga energi lebih tinggi dan menghidupkan kembali kekhawatiran inflasi, mendorong pasar untuk menilai kembali prospek pelonggaran moneter.

Secara teknikal, pair berusaha naik kembali mendekati resisten kuat  dan  menurut analyst Vibiz Research Center pair berpotensi melanjutkan ke posisi resisten berikutnya.

Kini pair berada di posisi 1.3436 yang sedang mendaki menuju  1.3463, jika tembus lanjut  ke resisten lemahnya di R2.

Namun jika tidak sampai tembus 1.3450 akan berbalik arah dan  turun menuju posisi  1.3401 sebelum lanjut turun menuju support kuatnya di S1.

R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
1,3544 1,3510 1,3463 1.3434 1.3384 1.3360 1.3310