(Vibiznews-Forex) – Aussie dolar dalam pair AUDUSD mempertahankan momentum penurunannya di kisaran tertinggi 3 tahun pada perdagangan forex sesi Eropa hari Jumat (13/3/2026) di tengah masih kuatnya perdagangan safe haven yang memperkuat dolar AS.
Perdagangan aset risiko tertekan kewaspadaan meningkatnya serangan Iran terhadap fasilitas minyak dan transportasi di seluruh Timur Tengah, dan ancaman Pemimpin Tertinggi yang baru blokade Selat Hormuz.
Akibatnya, harga minyak dunia naik karena konflik yang berkepanjangan mengancam untuk membatasi pasokan energi, memicu kekhawatiran akan penurunan ekonomi global.
Namun, dolar Australia terus diuntungkan dari spekulasi bahwa RBA akan menaikkan suku bunga acuannya sebesar seperempat poin menjadi 4,10% minggu depan untuk menahan inflasi.
Secara teknikal pair mendaki tinggalkan support lemah dan menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD akan tertekan di area supportnya.
Kini pair berada di 0.7034 yang naik kembali ke posisi 0.7102 dan jika tembus akan berlanjut ke posisi resisten kuatnya di R1.
Namun jika tidak tembus 0.7070, pair berbalik turun menuju posisi terendah 0.7014 dan jika tembus lanjut ke S3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0,7228 | 0,7190 | 0,7132 | 0,7102 | 0,7046 | 0,7012 | 0,6952 |



