(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Jumat sore ini (13/3), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah, menambah loss dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa melaju setelah rally 3 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS sore ini melemah 0,33% atau 55 poin ke level Rp 16.940 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.885. Rupiah terpantau terkoreksi kembali di hari ketiga.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.894 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.940, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 16.940.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa melaju setelah rally 3 hari di sesi global sebelumnya; sekitar area 4 bulan terkuatnya di tengah turunnya euro karena melejitnya lagi harga minyak dan investor memilih dollar sebagai safe haven.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini naik ke 100,14, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 99,74.
Sementara itu, IHSG Jumat di akhir sesi tergelincir tajam 224,905 poin (3,05%) ke level 7.137,212, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya melemah di tengah naiknya lagi harga minyak dunia ke sekitar $100 per barrel oleh berlanjutnya perang di Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir serempak dalam koreksi.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.976 – Rp16.832.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



