(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Jumat siang ini (13/3), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, menambah loss dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia agak naik setelah rally 3 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS siang ini melemah 0,24% atau 41 poin ke level Rp 16.926 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.885. Rupiah terpantau terkoreksi kembali di hari ketiga.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.894 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.926, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 16.926.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia agak naik setelah rally 3 hari di sesi global sebelumnya; sekitar area 7,5 minggu terkuatnya di tengah turunnya euro karena melejitnya lagi harga minyak dan investor memilih dollar sebagai safe haven.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini naik ke 99,78, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 99,74.
Sementara itu, IHSG Jumat di akhir sesi pertama melemah signifikan 133,172 poin (1,88%) ke level 7.228,945, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias melemah di tengah naiknya lagi harga minyak dunia ke sekitar $100 per barrel oleh berlanjutnya perang di Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir serempak dalam koreksi.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.976 – Rp16.832.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



