Rupiah Selasa Berakhir Menguat Terbatas ke Rp16.980/USD; Area Rekor Terlemah, BI Rate Tetap 4,75%

70

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa sore ini (16/3), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir rebound terbatas, mengurangi gain dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa beranjak turun setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS sore ini menguat sempit 0,03% atau 5 poin ke level Rp 16.980 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.985. Rupiah terpantau berupaya bangkit setelah bearish 4 hari dari area rekor terendahnya, di antara BI mempertahankan BI Rate di level 4,75%.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.982 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.985, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 16.980.

Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa beranjak turun setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya; menurun bertahap di bawah area 10 bulan terkuatnya di tengah investor mencermati pertemuan beberapa bank sentral global minggu ini sembari tetap memerhatikan perkembangan perang di Timur Tengah.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun ke 99,73, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 99,82.

Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi bangkit 84,551 poin (1,20%) ke level 7.106,839, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed di tengah terkoreksinya harga minyak dunia walau masih sekitar $100 per barrel dan berlanjutnya perang Iran, serta mengikuti Wall Street yang berakhir serempak rebound.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp17.000 – Rp16.812.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting