Wall Street Perpanjang Pemulihannya Meski Harga Minyak Dunia Semakin Tinggi

121

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Wall Street memperpanjang pemulihan dari titik terendah empat bulan pekan lalu karena optimisme baru bahwa penghentian ekspor energi dari Teluk Persia tidak akan menyebabkan stagflasi pada perdagangan yang berakhir Rabu dinihari (18/3/2026).

Indeks S&P 500 ditutup naik 0,25% pada 6.716,09, Nasdaq naik 0,47%  pada 22.479,53 dan  Dow Jones menguat 0,1%, untuk berakhir pada 46.993,26.

Namun pasar tetap sensitif terhadap perkembangan konflik Iran, yang terus mendorong volatilitas di pasar energi global dan membentuk sentimen investor.

Harga minyak kembali naik pada hari Selasa, dengan minyak mentah Brent naik sekitar 3% menjadi diperdagangkan di atas $103 per barel.

Sebelumnya Presiden Donald Trump  mengisyaratkan bahwa upaya untuk membentuk koalisi guna mengamankan pengiriman melalui Selat Hormuz sedang berlangsung, meskipun kemudian ia mengindikasikan bahwa Amerika Serikat tidak memerlukan dukungan dari sekutu NATO.

Penguatan saham Wall Street kemudian terkoreksi setelah kemudian Trump mengatakan dalam sebuah unggahan sosial media bahwa AS  tidak lagi membutuhkan atau menginginkan bantuan negara-negara NATO.

Secara sektoral, saham energi memimpin kenaikan yang memperpanjang kenaikan bulanan menjadi lebih dari 4%. Sektor utilitas juga bergerak lebih tinggi, mencerminkan pergeseran ke arah sektor defensif.

Saham-saham sektor keuangan juga pulih, dengan Blackstone naik 4,6%, Apollo Global bertambah 5,3%, dan KKR naik 3,3% setelah kerugian baru-baru ini terkait dengan kekhawatiran atas pasar kredit swasta.

Meskipun harga minyak lebih tinggi, saham sektor pariwisata dan barang konsumsi mencatatkan kenaikan yang signifikan. Sektor barang konsumsi S&P 500 naik sekitar 1%, dipimpin oleh perusahaan seperti Expedia Group dan Booking Holdings.

Saham maskapai penerbangan juga pulih dengan Delta Air Lines naik lebih dari 6% dan American Airlines naik 3,5% setelah kedua perusahaan menaikkan proyeksi pendapatan untuk kuartal saat ini.