Bursa Asia Jumat Bergerak Mixed; Wall Street Terkoreksi, Pasokan Energi Dunia Terganggu

111
asian market

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Asia terpantau secara umum bergerak secara mixed pada Jumat (20/3) siang (WIB) di antara pasokan energi dunia yang terganggu perang Timur Tengah dan harga minyak mentah dunia yang terus menanjak, serta mengikuti volatilitas di bursa Wall Street. Investor mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan ketiga indeks acuannya serempak berlanjut terkoreksi.

Pada siang ini, bursa di Hong Kong bergerak turun dengan Hang Seng Index melemah 0,63% ke level 25.340, serta Nikkei yang sedang libur dengan posisi terakhir merosot 0,38% ke level 53.373. Sementara di Korea Selatan, indeks Kospi menanjak 0,37% ke level 5.785.

Bursa saham Amerika berakhir dini hari tadi dengan serentak ketiga indeks acuannya kembali terkoreksi, di mana S&P 500 melemah 0,27%, Nasdaq turun 0,28%, dan Dow Jones tergelincir 0,44%, di antara pasar mencermati pernyataan Chairman the Fed Jerome Powell bahwa outlook ekonomi AS belum jelas gejolak Timur Tengah saat ini.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan pasar regional sedang terus berhati-hati terhadap aset berisiko di tengah panasnya geopolitik konflik perang Iran, yang belakangan ini mendisrupsi produksi dan pasokan energi dunia, yang menambah ketidakpastian ekonomi global.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting