Forex EURUSD 20 Maret 2026: Tinggalkan Tertinggi Sepekan Meski Sinyal ECB Hawkish

147
Photo by Vibizmedia

(Vibiznews-Forex) – Posisi kurs euro dalam pair EURUSD bergerak turun  meninggalkan posisi tertinggi dalam sepekan lebih pada perdagangan forex sesi Eropa hari Jumat (20/3/2026) di tengah rebound dolar AS.

Pair sesi sebelumnya melonjak hingga 1% lebih setelah bank sentral Eropa (ECB)  memberi sinyal sikap yang lebih agresif terhadap inflasi, yang dipicu oleh melonjaknya harga minyak dan gas yang terkait dengan konflik Iran.

Pada hari Kamis, ECB mempertahankan suku bunga tetap tetapi merevisi perkiraan inflasi ke atas sambil menurunkan proyeksi pertumbuhan untuk tahun-tahun mendatang, dengan alasan meningkatnya ketidakpastian dari konflik Timur Tengah.

Sikap bank sentral tersebut telah menyebabkan lembaga keuangan utama mengantisipasi kenaikan suku bunga paling cepat pada bulan April, dengan pasar sekarang sepenuhnya memperkirakan kenaikan pada bulan Juni dan memberikan probabilitas 60% untuk kenaikan pada bulan Mei.

Seorang pembuat kebijakan ECB Joachim Nagel menekankan kemungkinan kenaikan suku bunga bulan depan jika tekanan harga terus meningkat, sementara Francois Villeroy de Galhau menegaskan kembali komitmen bank untuk bertindak tegas.

Secara teknikal pair EURUSD sedang meluncur tinggalkan area resistennya  dan  menurut analis Vibiz Research Center pasangan EURUSD berpotensi fluktuasi di area supportnya.

Kini pair berada di posisi 1.1548 yang tertekan turun menuju posisi  1.1538 dan jika tembus akan meluncur terus ke support kuatnya di S1.

Namun jika tidak berhasil menembus 1.1490 akan memantul kembali dan berusaha naik ke posisi 1.1594  dan jika tembus akan lanjut ke posisi resisten kuatnya  di R1.

R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
1.1834 1.1720 1.1650 1.1546 1.1478 1.1372 1.1304