(Vibiznews-Forex) – Aussie dolar dalam pair AUDUSD meluncur ke kisaran terendah dalam 2 pekan jelang akhir perdagangan forex sesi Asia hari Senin (23/3/2026) di tengah kekuatan dolar AS.
Lihat: Forex Dolar AS 23 Maret 2026: Rally Dolar AS Berlanjut oleh Ancaman Trump ke Iran
Pair AUDUSD memperpanjang kerugian pekan lalu karena dolar AS yang lebih kuat dan penurunan saham Asia menekan aussie yang sensitif terhadap risiko ini.
Dolar AS mendapat dukungan dari permintaan aset safe haven di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Diberitakan Presiden AS Trump mengancam akan menyerang pembangkit listrik Iran jika Selat Hormuz tetap tertutup, sementara Teheran memperingatkan akan menargetkan aset-aset penting AS dan Israel.
Tekanan terhadap dolar Australia semakin meningkat karena penurunan saham Asia cukup signifikan, yang mencerminkan kekhawatiran yang semakin besar tentang dampak ekonomi yang lebih luas dari konflik Timur Tengah.
Pekan lalu RBA menaikkan suku bunga dengan kenaikan berturut-turut pertama sejak pertengahan 2023 dan membalikkan dua dari tiga pemotongan tahun lalu karena RBA berupaya untuk mengendalikan inflasi yang terus-menerus.
Secara teknikal pair meluncur menembus posisi support kuatnya dan menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD dalam momen bearish jangka pendek.
Kini pair berada di 0.6982 yang turun menuju posisi 0.6960 dan jika tembus lanjut ke S2.
Namun jika tidak sampai ke 0.6950, pair berbalik berusaha naik kembali ke posisi 0.7014 dan jika tembus akan berlanjut ke posisi 0.7038 sebelum melompat ke resisten kuatnya di R1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0,7168 | 0,7133 | 0,7078 | 0,7040 | 0,6982 | 0,6948 | 0,6892 |



