Hang Seng 23 Maret Alami Pelemahan Harian Terburuk dalam Setahun, Terjun ke Terendah 8 Bulan

64
hang seng

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong alami kerugian harian terbesar dalam setahun pada perdagangan hari Senin (23/3/2026) karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Indeks harian Hang Seng berakhir terjun ke posisi terendah dalam 8 bulan lebih, sejak perdagangan 17 Juli 2025.

Perang di Timur Tengah membuat investor tetap waspada di tengah retorika yang semakin agresif dan tidak adanya jalan yang jelas menuju de-eskalasi.

Iran memperingatkan bahwa mereka dapat menyerang infrastruktur energi regional jika Presiden AS Donald Trump menindaklanjuti ancaman untuk menargetkan jaringan listriknya jika Selat Hormuz tetap tertutup, meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan dan konflik yang berkepanjangan.

Sebagai dampaknya, harga minyak yang tinggi telah memicu kekhawatiran inflasi dan meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga dari bank sentral utama.

Indeks Hang Seng ditutup anjlok 3,54% menjadi 24.382,77, pelemahan harian terbesar sejak awal April 2025. Demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) turun 3,11% menjadi 8.307,82.

Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Maret 2026 bergerak negatif dengan berakhir turun 3,8% menjadi 24347.

Secara sektoral, pelemahan dipimpin oleh sektor properti, keuangan, dan teknologi. Saham-saham yang mengalami penurunan signifikan dan bebani Hang Seng seperti  AIA Group (-6,2%), SMIC (4,1%), dan Sun Hung Kai Properties (-4,8%).