Bursa Asia Selasa Pagi Rebound Signifikan; Mengikuti Wall Street, Trump Menahan Serangan Militer

93
asian

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Asia terpantau secara umum rebound pada Selasa (24/3) pagi (WIB), dengan indeks Kospi di Korea Selatan sempat bangkit 3%, di tengah indikasi de-eskalasi perang Timur Tengah yang membuat harga minyak mentah dunia terkoreksi signifikan, setelah Trump memerintahkan militernya menunda serangan atas infrastruktur energi Iran selama 5 hari.

Investor juga mengikuti Wall Street yang berakhir dini hari tadi dengan ketiga indeks acuannya serempak rebound kuat setelah Trump menyatakan sedang dilakukan perundingan dengan Iran.

Pada pagi ini, bursa di Hong Kong bergerak naik dengan Hang Seng Index menguat 1,15% ke level 24.650, serta Nikkei yang menanjak 0,70% ke level 51.910. Sementara di Korea Selatan, indeks Kospi bangkit 1,80% ke level 5.503.

Bursa saham Amerika berakhir semalam ditutup dengan serentak ketiga indeks acuannya rebound dari tekanan aksi jual sebelumnya, di mana S&P 500 menguat 1,15%, Nasdaq naik 1,38%, dan Dow Jones melompat 1,38%. Pasar saham merespon positif meredanya tensi perang serta turunnya harga minyak mentah sampai 11% untuk Brent Crude setelah Trump memerintahkan menunda serangan atas infrastruktur energi Iran selama 5 hari sementara negosiasi sedang dilakukan.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan pasar saham regional sedang terus mencermati dengan ketat perkembangan konflik perang Iran yang berpengaruh signifikan terhadap investasi aset berisiko.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting