(Vibiznews-Forex) – Aussie dolar dalam pair AUDUSD meluncur ke kisaran terendah dalam 2 pekan pada perdagangan forex sesi Asia hari Selasa (24/3/2026) di tengah kekuatan dolar AS.
Lihat: Forex Dolar AS 24 Maret 2026: Pulih Kembali Karena Penolakan Iran
Pair AUDUSD tertekan pemburuan safe haven karena sentimen pasar menjadi waspada setelah Iran membantah mengadakan pembicaraan dengan AS.
Presiden Donald Trump mengumumkan penundaan lima hari untuk serangan militer yang direncanakan terhadap infrastruktur listrik dan energi Iran, tetapi Teheran membantah adanya pembicaraan dengan Washington dan menuduh klaim negosiasi tersebut mendistorsi pasar.
Dari laporan ekonomi, data flash PMI yang mengecewakan menambah tekanan lebih lanjut pada dolar Australia, dengan PMI manufaktur merosot ke level terendah lima bulan di angka 50,1 pada Maret 2026, sementara PMI jasa mencatat kontraksi pertamanya sejak Januari 2024, di angka 46,6.
Sementara itu, Uni Eropa dan Australia menyepakati perjanjian perdagangan bebas, mengakhiri hampir satu dekade pembicaraan untuk memperkuat hubungan dan menegakkan tatanan berbasis aturan yang ditentang oleh pemerintahan Trump.
Secara teknikal pair meluncur menembus posisi support dan menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD masih dalam tekanan ke support berikutnya.
Kini pair berada di 0.6954 yang turun menuju posisi 0.6922 dan jika tembus lanjut ke S2.
Namun jika tidak sampai ke 0.6940, pair berbalik berusaha naik kembali ke posisi 0.7023 dan jika tembus akan berlanjut ke posisi 0.7048 sebelum melompat ke resisten kuatnya di R1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0,7228 | 0,7143 | 0,7074 | 0,6992 | 0,6922 | 0,6840 | 0,6770 |



