Forex Dolar AS 24 Maret 2026: Pulih Kembali Karena Penolakan Iran

138

(Vibiznews – Forex) – Posisi dolar AS pulih kembali setelah anjlok ke terendah 2 pekan  sesi sebelumnya secara indeks pada perdagangan forex sesi Asia hari Selasa (24/3/2026),  juga terhadap semua rival utamanya.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap semua rival utamanya kini berada di atas posisi 99,19 karena karena Iran membantah adanya pembicaraan untuk mengakhiri konflik, menolak klaim Presiden Donald Trump.

Teheran juga mengatakan telah melancarkan serangan baru terhadap target AS, sementara Israel melanjutkan serangan terhadap Iran, memicu ketegangan tetap tinggi.

Pada hari Senin, dolar AS berada di bawah tekanan jual yang berat setelah Trump menunda serangan yang direncanakan terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari, dengan alasan diskusi produktif dengan Iran selama dua hari terakhir.

Hasil dari setiap pembicaraan dan potensi pembukaan kembali Selat Hormuz tetap sangat tidak pasti, sementara kapasitas energi Timur Tengah mungkin membutuhkan waktu untuk kembali ke tingkat sebelumnya.

Hal itu meningkatkan risiko inflasi yang lebih tinggi dalam beberapa bulan mendatang dan kemungkinan kenaikan suku bunga dari bank sentral utama.

Untuk pergerakan selanjutnya pada hari ini akan dipengaruhi oleh rilis  data flash PMI untuk sektor manufaktur dan juga jasa AS yang diperkirakan lebih rendah. Data ini sebagai petunjuk baru tentang bagaimana bisnis berjalan di bawah risiko geopolitik yang meningkat.

Terhadap rival utamanya yang paling tertekan yaitu dolar Australia, meluncur ke kisaran terendah dalam 6 pekan terhadap dolar AS.