(Vibiznews – Index) – Bursa Tokyo mengakhiri aksi jual saham cukup parah selama 2 hari berturut pada perdagangan hari Selasa (24/3/2026) merespon pengumuman Trump adanya perundingan dengan Iran yang juga pulihkan saham Wall Street.
Indeks harian Nikkei rebound dari posisi terendah dalam 10 pekan meski pengumuman Trump tersebut dibantah oleh Iran dan harga minyak mentah kembali melonjak di atas $100 per barel.
Lihat: Harga Minyak Brent Melonjak Kembali ke Atas $100 Karena Iran Menolak Klaim Trump
Harga minyak mentah sempat anjlok sekitar 10% setelah pengumuman tersebut karena meredakan kekhawatiran inflasi dan mendorong pasar saham secara global.
Dari laporan ekonomi, data inflasi inti Jepang naik 1,6% pada bulan Februari, kenaikan terkecil sejak Maret 2022 di tengah upaya pemerintah untuk mengurangi biaya hidup, meskipun kenaikan harga energi akibat perang Iran dapat mendorong inflasi lebih tinggi dalam beberapa bulan mendatang.
Indeks harian Nikkei melonjak 1,43% dan ditutup pada 52.252, demikian untuk indeks Topix naik 2,1% menjadi 3.560.
Sementara itu untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Juni 2026 melonjak 2,35% pada posisi 52240.
Saham-saham yang melonjak dan untungkan Nikkei seperti Fujikura (5,2%), JX Advanced Metals (5,6%), Mitsubishi UFJ (2,9%), Tokyo Electron (2,2%), dan Sumitomo Electric (3,1%).



