Forex Dolar AS 25 Maret 2026: Skeptisisme Niat Baik Trump Memperkuat Dolar AS

127

(Vibiznews – Forex) – Posisi dolar AS bergerak naik setelah dibuka lebih rendah pada perdagangan forex sesi Asia hari Rabu (25/3/2026),  demikian menguat terhadap semua rival utamanya.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap semua rival utamanya kini berada di atas posisi 99,06 setelah sempat berada di posisi 98,95.

Safe haven dolar AS sempat tertekan di tengah laporan bahwa AS sedang mengupayakan pembicaraan dengan Iran untuk mengakhiri konflik. Presiden Donald Trump juga mengatakan Iran telah menawarkan isyarat niat baik dalam negosiasi yang terkait dengan aliran energi melalui Selat Hormuz.

Media Israel juga mengindikasikan bahwa Washington sedang mencari gencatan senjata selama satu bulan untuk memfasilitasi pembicaraan, sementara New York Times melaporkan bahwa AS telah mengirimkan proposal 15 poin kepada Iran untuk menyelesaikan konflik.

Namun, investor tetap skeptis karena Teheran membantah terlibat dalam negosiasi apa pun dengan AS, sementara negara-negara Teluk mengisyaratkan kesiapan untuk bergabung dalam perang melawan Iran.

Harga minyak turun karena perkembangan ini, memberikan sedikit kelegaan bagi pasar yang khawatir bahwa melonjaknya biaya energi dapat memicu inflasi dan mendorong kenaikan suku bunga.

Sementara itu, Gubernur Federal Reserve Michael Barr mengatakan bank sentral mungkin perlu mempertahankan suku bunga tinggi untuk beberapa waktu guna mengatasi inflasi.

Terhadap rival utamanya yang paling tertekan masih dolar Australia, meluncur ke kisaran terendah dalam 11 pekan terhadap dolar AS.