(Vibiznews-Forex) – Poundsterling dalam pair GBPUSD meluncur ke kisaran 1.3300 pada perdagangan forex Eropa hari Kamis (26/3/2026) yang melanjutkan pelemahan masuki hari ketiga berturut.
Pair GBPUSD terkonsolidasi karena investor menunggu kejelasan apakah Iran bermaksud untuk melakukan gencatan senjata, seperti yang diklaim beberapa kali oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Pada Rabu malam, Presiden AS Trump menyatakan dalam sebuah acara penggalangan dana bahwa Iran sangat menginginkan kesepakatan, tetapi mereka takut untuk melakukannya secara terbuka karena takut akan dibunuh oleh rakyat mereka sendiri atau oleh militer AS.
Namun Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi telah mengklarifikasi bahwa pemerintah belum terlibat dalam pembicaraan gencatan senjata dengan AS dan tidak memiliki rencana negosiasi apa pun.
Sebuah televisi pemerintah Iran juga melaporkan bahwa Teheran akan mengakhiri perang ketika mereka memutuskan untuk melakukannya dan ketika syarat-syarat mereka sendiri terpenuhi.
Secara teknikal, pair sedang meluncur menembus support kuat dan menurut analyst Vibiz Research Center pair masih akan fluktuasi dalam jangka pendek.
Kini pair berada di posisi 1.3355 yang sedang turun menuju posisi support kuat di 1.3333, jika tembus lanjut ke support lemahnya di S2.
Namun jika tidak sampai tembus 1.3310 akan berbalik arah dan mendaki menuju posisi tertinggi 1.3367, jika tembus berpotensi lanjut ke 1.3384 sebelum menuju resisten kuatnya di R1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 1,3498 | 1,3462 | 1,3411 | 1.3384 | 1.3333 | 1.3306 | 1.3255 |



