(Vibiznews-Forex) – Posisi yen Jepang dalam pair USDJPY konsolidasi dalam tren pelemahan masuki hari kelima berturut pada perdagangan forex sesi eropa hari hari Jumat (27/3/2026) mendekati level kritis 160.
Jika tembus level tersebut akan mendorong pemerintah untuk melakukan intervensi di pasar mata uang seperti yang pernah terjadi pada tahun 2024.
Menteri Keuangan Satsuki Katayama mengatakan otoritas siap mengambil tindakan berani untuk melawan pergerakan nilai tukar, karena melonjaknya harga energi akibat konflik Timur Tengah membebani ekonomi Jepang yang mengimpor minyak dan mata uangnya.
Katayama juga mengindikasikan bahwa kementerian sedang memantau pasar komoditas setelah dilaporkan melakukan penyelidikan dengan pelaku pasar awal pekan ini tentang kemungkinan intervensi dalam kontrak berjangka minyak mentah.
Sementara itu, investor terus bergulat dengan ketidakpastian yang meningkat di Timur Tengah di tengah skeptisisme bahwa AS dan Iran dapat mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang dalam waktu dekat.
Secara teknikal pair USDJPY konsolidasi di sekitar level 160 dan menurut analyst Vibiz Research Center pair berpotensi menembus posisi tersebut.
Pair kini berada di posisi 15,88 dan sedang naik ke posisi 159.05, jika tembus mendaki ke resisten kuatnya di posisi R1.
Namun jika pair tidak menembus 159.12, berpotensi berbalik turun menuju 158,56, jika tembus lanjut ke support kuatnya di S1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 160.48 | 160.17 | 159.92 | 159.60 | 159.24 | 159.03 | 158.78 |



