Rekomendasi Forex EUR/USD 27 Maret 2026 : Waspadai Pergerakan Dolar AS dan Data Inflasi

136

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir turun pada hari Kamis tertekan penguatan dolar AS.

Pasangan mata uang EUR/USD berakhir turun 0,28% pada 1.1528.

Euro berada di bawah tekanan pada hari Kamis karena penguatan dolar AS.

Selain itu, pelemahan Euro terjadi akibat indeks kepercayaan konsumen GfK Jerman bulan April turun lebih dari yang diperkirakan ke level terendah 2 tahun berdampak negatif bagi euro.

Indeks kepercayaan konsumen GfK Jerman bulan April turun -3,2 ke level terendah 2 tahun di -28,0, lebih lemah dari ekspektasi -27,3.

Tekanan bagi Euro juga datang dari lonjakan harga minyak mentah sebesar +4% pada hari Kamis, yang dapat membebani perekonomian Zona Euro yang mengimpor sebagian besar kebutuhan energinya.

Swap memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar +25 bp oleh ECB sebesar 73% pada pertemuan kebijakan 30 April.

Sore nanti akan dirilis data ECB Consumer Inflation Expectations Februari yang diindikasikan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro akan mencermati pergerakan dolar AS, yang jika lanjut menguat akan melemahkan Euro. Juga jika data ECB Consumer Inflation Expectations Februari terealisir turun, akan menekan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1508-1.1488. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1560-1.1592.