Forex Dolar AS 1 April 2026: Pelemahan Berlanjut; Fokus Data PMI dan Penjualan Ritel Serta Komentar Pejabat Fed

150
dolar kuat

(Vibiznews – Forex) – Posisi dolar AS masih bergerak negatif secara indeks setelah dibuka lebih rendah pada perdagangan forex sesi Eropa hari Rabu (1/4/2026), demikian juga  terhadap rival utamanya.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap semua rival utamanya kini berada di atas posisi 99,40 setelah sempat berada di posisi 99,68.

Indeks dolar mencapai level terendah dalam seminggu karena harapan akan penyelesaian cepat konflik Timur Tengah.

Presiden Donald Trump mengatakan AS akan mengakhiri serangan militernya di Iran dalam dua atau tiga minggu dengan atau tanpa kesepakatan.

Namun pasar tetap berhati-hati karena lebih banyak pasukan AS dikerahkan ke wilayah tersebut dan Selat Hormuz sebagian besar tetap tertutup.

Untuk pergerakan selanjutnya akan menunggu pidato nasional Presiden Trump tentang situasi Iran pada hari itu.

Posisi dolar AS sepanjang bulan Maret menguat 2,3% karena pemburuan aset safe-haven di tengah kekhawatiran akan perang yang berkepanjangan.

Penguatan dolar AS juga didukung oleh berkurangnya ekspektasi pemotongan suku bunga Federal Reserve tahun ini, karena konflik tersebut mendorong harga minyak naik tajam, memicu kekhawatiran inflasi.

Sementara itu, Ketua Fed Jerome Powell tampaknya meyakinkan pasar, dengan mengatakan bahwa ekspektasi inflasi jangka panjang AS tetap realistis.

Untuk pergerakan selanjutnya pada malam ini akan memperhatikan rilis beberapa data ekonomi seperti penjualan ritel AS yang diperkirakan lebih tinggi secara bulanan, data PMI manufaktur yang diperkirakan lebih tinggi serta komentar beberapa pejabat Fed.