Penjualan Ritel AS, Data PMI Manufaktur dan Survey ADP Optimis, Dolar AS Masih Tertekan

64
wall street
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Laporan ekonomi dari Amerika Serikat yang dirilis pada hari Rabu (1/4/2026) menunjukkan optimisme baik data penjualan ritel, data pekerja swasta ADP dan data PMI manufaktur periode bulan Maret.

Data penjualan ritel AS naik ke tertinggi dalam 7 Bulan dengan  melonjak 0,6% bulan-ke-bulan pada Februari 2026, pulih dari penurunan 0,1% pada Januari dan di atas perkiraan kenaikan 0,5%. Ini adalah kinerja terkuat dalam tujuh bulan, dengan penjualan meningkat paling banyak di toko serba ada (3%), toko kesehatan dan perawatan pribadi (2,3%), pakaian (2%), barang olahraga, hobi, alat musik, & toko buku (1,3%), dealer kendaraan bermotor dan suku cadang (1,2%) dan pengecer toko barang-barang lainnya (1,1%).

Untuk data pekerjaan swasta AS meningkat lebih dari yang diharapkan menurut laporan ADP, bisnis swasta di AS menambahkan 62.000 pekerjaan bersih pada Maret 2026, memperpanjang revisi naik 66.000 pada Februari dan di atas ekspektasi pasar sebesar 40.000.

Demikian dilaporkan juga survey bisnis manufaktur di Amerika Serikat yang  meningkat menjadi 52,7 pada Maret 2026 dari 52,4 pada Februari dan di atas perkiraan 52,5. Data PMI manufaktur tersebut menunjukkan pertumbuhan aktivitas pabrik terkuat sejak Agustus 2022.

Merespon laporan ekonomi tersebut posisi mata uang dolar AS terpantau masih melemah terhadap semua rival utamanya dan juga secara indeks. Demikian imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun sedikit berubah di angka 4,31% pada awal April, setelah naik hampir 37 bps pada bulan Maret.