Rupiah Rabu Ditutup Melemah ke Rp17.015/USD; Dollar Global Lanjut Terkoreksi, Konflik Timteng segera Berakhir

88
dolar
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu sore ini (1/4), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah, stabil dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa menurun setelah terkoreksi signifikan di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS sore ini melemah 0,12% atau 20 poin ke level Rp 17.015 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.995. Rupiah terpantau tertekan di hari keempatnya ke level rekor terendah barunya, menembus Rp17.000.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka stabil ke Rp 16.994 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.015, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 17.015.

Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa menurun setelah terkoreksi signifikan di sesi global sebelumnya; dalam koreksi dari rally sebelumnya di antara berita kemungkinan de-eskalasi perang di Timur Tengah.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun ke 99,52, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 99,85.

Sementara itu, IHSG Rabu di akhir sesi menanjak 136,216 poin (1,93%) ke level 7.184,438, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat dipimpin Kospi dan Nikkei setelah pernyataan Trump yang menaikkan harapan bahwa perang Iran akan segera berakhir, serta mengikuti Wall Street yang berakhir serempak dengan rebound kuat.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp17.040 – Rp16.891.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting