(Vibiznews-Forex) – Aussie dolar dalam pair AUDUSD melemah cukup signifikan pada perdagangan forex sesi Eropa hari Kamis (2/4/2026) karena penguatan dolar AS dan lonjakan harga minyak dunia yang lemahkan sentimen aset risiko.
Sentimen risiko global tertekan setelah pidato Presiden Trump tentang perang Iran mengatakan tujuan utama Washington dalam konflik tersebut hampir tercapai tetapi tidak memberikan garis waktu yang jelas untuk mengakhiri perang.
Trump juga memperingatkan bahwa AS masih dapat menyerang Iran dengan sangat keras selama dua hingga tiga minggu ke depan.
Penurunan aussie dolar dibatasi oleh laporan data surplus perdagangan Australia yang meningkat lebih dari dua kali lipat pada bulan Februari, surplus terbesar dalam tujuh bulan karena ekspor emas dan pertanian melonjak, sementara impor emas dan peralatan pengolahan data menurun.
Sementara itu kekhawatiran tarif muncul kembali karena pemerintahan Trump menyiapkan bea masuk 25% untuk barang jadi yang mengandung baja dan aluminium impor.
Secara teknikal pair rally menuju posisi resisten lemah harian dan menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD konsolidasi sebelum lanjut ke resisten berikutnya.
Kini pair berada di 0.6865 yang turun menuju posisi 0.6854 dan jika tembus lanjut ke support lemahnya di S2.
Namun jika tidak sampai ke 0.6854, pair berpotensi naik menuju posisi 0.6933 dan jika tembus akan berlanjut ke posisi resisten kuatnya di R1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0,7034 | 0,6998 | 0,6962 | 0,6928 | 0,6890 | 0,6854 | 0,6820 |



