(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan membalikkan kenaikan sesi sebelumnya pada perdagangan hari Kamis (2/4/2026) karena kekhawatiran geopolitik yang kembali muncul mengguncang investor.
Indeks harian Kospi ditutup retreat dari tertinggi sepekan dan anjlok 4% lebih dengan hanya 90 saham berakhir positif dan 814 saham yang melemah.
Sentimen Kospi melemah setelah Donald Trump mengisyaratkan dalam pidato publik bahwa AS hampir menyelesaikan tujuan militernya di Timur Tengah sambil berjanji untuk menyelesaikan pekerjaan dalam waktu dekat.
Trump memperingatkan bahwa dalam dua hingga tiga minggu ke depan, AS dapat menyerang target Iran dengan sangat keras dan berpotensi mengembalikan mereka ke Zaman Batu, mengancam fasilitas energi jika tidak ada kesepakatan yang tercapai.
Dari laporan ekonomi, indeks harga konsumen Korea Selatan naik 2,2% pada bulan Maret, di atas target 2%, dipimpin oleh lonjakan 9,9% pada harga minyak bumi, yang paling tajam sejak Oktober 2022.
Indeks harian Kospi anjlok 4,47% dan ditutup pada 5.234,05. Demikian untuk indeks Kospi 200 berjangka bulan Juni 2026 ditutup anjlok 4,01% ke posisi 779,45.
Saham-saham yang paling menekan Kospi seperti Samsung Electronics (-5,91%), SK Hynix (-6,83%), Hyundai Motor (-4,61%), dan Doosan Energy (-6,02%).



