(Vibiznews – Index) – Bursa saham Tokyo Jepang membalikkan kenaikan dari sesi sebelumnya pada perdagangan hari Kamis (2/4/2026) dikarenakan berkurangnya ekspektasi akan berakhirnya konflik Timur Tengah dengan cepat setelah pidato Presiden AS Trump.
Indeks harian Nikkei ditutup rebound dari posisi tertinggi dalam sepekan karena dalam pidatonya Trump tidak memberikan jadwal yang jelas untuk mengakhiri perang, sambil memperingatkan bahwa AS masih dapat menyerang Iran dengan sangat keras selama dua hingga tiga minggu ke depan.
Lihat: Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak Karena Ketidakpastian Perang Iran, WTI Naik Lagi ke Atas $100
Harapan akan berakhirnya konflik yang telah berlangsung selama sebulan sebelumnya telah mendukung ekuitas global, tetapi pernyataannya membalikkan sentimen, menyebabkan saham kembali turun.
Indeks harian Nikkei merosot 2,4% dan ditutup pada 52.463, demikian untuk indeks Topix turun 1,6% menjadi 3.612.
Sementara itu untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Juni 2026 anjlok 3,20% pada posisi 52420.
Secara sektoral, sebagian besar sektor mengalami penurunan, dengan saham-saham unggulan memimpin kerugian, termasuk SoftBank Group (-4,3%), Tokyo Electron (-3,2%), dan Mitsubishi UFJ Financial (-1,7%).



