(Vibiznews – Forex) – Posisi dolar AS menguat terbatas secara indeks dan mixed terhadap semua rival utamanya pada akhiri perdagangan forex sesi Asia hari Jumat (3/4/2026) jelang rilis data NFP AS bulan Maret malam ini.
Indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap semua rival utamanya kini berada di atas posisi 100,03 setelah sempat berada di posisi 99,95.
Pasar menunggu laporan ketenagakerjaan AS bulan Maret yang untuk mendapatkan petunjuk baru tentang perekonomian dan prospek kebijakan Federal Reserve.
Pelemahan yang signifikan di pasar tenaga kerja dapat menghidupkan kembali ekspektasi penurunan suku bunga Fed akhir tahun ini, yang sebagian besar telah dikesampingkan karena melonjaknya harga minyak, yang didorong oleh perang Timur Tengah, kembali memicu kekhawatiran inflasi.
Sebelumnya sentimen pasar dipengaruhi oleh pidato Presiden Donald Trump yang berjanji akan melakukan serangan yang lebih agresif terhadap Iran dalam dua hingga tiga minggu ke depan.
Akibatnya menghancurkan harapan untuk mengakhiri konflik dengan cepat dan memperbarui permintaan aset safe-haven.
Sementara itu, sebuah laporan menunjukkan bahwa Iran sedang mengerjakan protokol dengan Oman untuk memantau lalu lintas melalui Selat Hormuz, yang memberikan sedikit kelegaan.



