(Vibiznews-Forex) – Posisi yen Jepang dalam pair USDJPY konsolidasi di kisaran penutupan sebelumnya pada perdagangan forex sesi Asia hari Jumat (3/4/2026) di tengah stabilnya posisi dolar AS.
Lihat: Forex Dolar AS 3 April 2026: Indeks Bertahan di Atas Posisi 100 Menanti Data NFP
Yen Jepang mendekati angka 160 per dolar AS, tertekan oleh meningkatnya ketidakpastian mengenai prospek kebijakan Bank Sentral Jepang (BOJ).
BOJ telah mengisyaratkan kemungkinan kenaikan suku bunga bulan ini tetapi menghadapi pertanyaan apakah akan memberikan panduan yang jelas menjelang pertemuan 28 April.
Di bawah Gubernur Kazuo Ueda, bank tersebut jarang mempertahankan kebijakan tetap stabil ketika pasar mengharapkan perubahan. Investor memperkirakan sekitar 70% kemungkinan kenaikan suku bunga, yang berarti jika suku bunga tetap stabil dapat mengganggu pasar global yang sudah gelisah akibat ketegangan di Timur Tengah.
Menambah tekanan bagi yen, Menteri Keuangan Satsuki Katayama menyoroti meningkatnya aktivitas spekulatif di pasar mata uang dan minyak mentah, menghubungkan volatilitas tersebut dengan ancaman baru Presiden AS Donald Trump terhadap infrastruktur Iran.
Satsuki memperingatkan bahwa pemerintah siap mengambil langkah-langkah intervensi jika gangguan pasar terus berlanjut. Terlepas dari penurunan baru-baru ini, yen Jepang tetap berada di jalur untuk kenaikan mingguan.
Secara teknikal pair USDJPY konsolidasi di posisi resisten hariannya dan menurut analyst Vibiz Research Center pair berpotensi melanjutkan rallynya.
Pair kini berada di posisi 159,55 dan sedang naik ke posisi 160.00, jika tembus mendaki ke kisaran resisten lemahnya di posisi R2.
Namun jika pair tidak menembus 160.20, berpotensi berbalik turun menuju 159,14, jika tembus lanjut ke support kuatnya di S1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 161.38 | 160.40 | 160.00 | 159.28 | 158.80 | 158.06 | 157.62 |



