(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa sore ini (7/4), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir melemah, menambah loss dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa menurun setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS sore ini melemah 0,32% atau 55 poin ke level Rp 17.090 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.035. Rupiah terpantau kembali mencatat rekor terendahnya yang baru.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 17.032 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.090, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 17.090.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa menurun setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya; bergerak rangebound di tengah investor mengamati eskalasi perang di Timur Tengah menjelang deadline pembukaan Selat Hormuz.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun ke 99,81, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 99,99.
Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi melemah 18,399 poin (0,26%) ke level 6.971,027, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias menguat di antara pasar memerhatikan perkembangan perang Iran menjelang deadline AS untuk pembukaan Selat Hormuz Selasa, serta mencermati Wall Street yang berakhir dengan menguat terbatas.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp17.100 – Rp16.937.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



