Rekomendasi Forex Dolar AS 8 April 2026 ; Turun Terpicu Gencatan Senjata 2 Minggu AS-Iran

71

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS berakhir turun pada hari Selasa menjelang tenggat waktu ultimatum Presiden Trump untuk menyerang Iran jika Iran tidak membuka segera Selat Hormuz.

Indeks dolar AS berakhir turun 0,15% pada 99,85.

Trump memberikan tenggat waktu Selasa pukul 8 malam EST, dimana Trump bersikeras bahwa setiap kesepakatan harus memastikan transit tanpa gangguan melalui Selat Hormuz atau ia akan menghancurkan jembatan dan pembangkit listrik Iran jika tidak ada kesepakatan yang tercapai.

Axios melaporkan bahwa AS melakukan serangan terhadap target militer di Pulau Kharg pada hari Selasa, dan Israel meminta Iran untuk menahan diri dari menggunakan jaringan kereta api negara mereka. Selain itu, Iran terus melakukan serangan di seluruh Teluk Persia.

Namun pelemahan dolar AS terbatas setelah data pesanan baru barang modal AS bulan Februari (non-pertahanan, kecuali pesawat dan suku cadang) meningkat lebih dari yang diperkirakan.

Pesanan baru barang modal AS bulan Februari (non-pertahanan, kecuali pesawat dan suku cadang), yang merupakan indikator belanja modal, naik +0,6% m/m, lebih kuat dari ekspektasi +0,5% m/m.

Selain itu, pelemahan pasar saham pada hari Selasa meningkatkan permintaan likuiditas untuk dolar.

Komentar dovish pada hari Selasa dari Presiden Federal Reserve New York, John Williams, berdampak negatif bagi dolar, karena ia mengatakan prospek tekanan harga mendasar di AS sebagian besar tidak berubah, meskipun ia memperkirakan biaya energi yang lebih tinggi akibat perang di Iran akan meningkatkan inflasi secara keseluruhan.

Pasar swap memperkirakan peluang kenaikan suku bunga +25 basis poin pada pertemuan FOMC 28-29 April sebesar 3%.

Namun pagi hari ini, Presiden Trump setuju untuk menangguhkan serangan yang direncanakan terhadap infrastruktur Iran dan melakukan gencatan senjata selama dua minggu.

Pengumuman Trump terjadi kurang dari dua jam pada hari Selasa waktu AS, sebelum tenggat waktu yang ia tetapkan bagi Iran untuk membuat kesepakatan yang mencakup pembukaan Selat Hormuz atau menghadapi serangan besar-besaran terhadap infrastruktur sipilnya.

Trump menyampaikan melalui Truth Socialnya bahwa langkah ini tergantung pada persetujuan Iran untuk pembukaan Selat Hormuz segera dan aman.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak turun dengan adanya gencatan senjata AS-Iran selama dua minggu. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 99,67-99,49. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 100,09-100,33.